23 January 2018

Home Gaya Travel Otomotif Health Entertainment

Perlu Sinergi Pengembangan Wisata di Indonesia

26 Sep 2016 PORTALSATU

JAKARTA - Pengembangan sektor pariwisata di Indonesia saat ini dinilai belum sinergi antar semua elemen masyarakat. Demikian kesimpulan dari seminar nasional yang digelar di Aula Dwiwarna Gedung Panca Gatra Lemhanas Jakarta Pusat, Senin, 26 September 2016.

Wakil Ketua panitia pelaksana Prof. Apridar menjelaskan, untuk memaksimalkan pengembangan wisata di Indonesia ditawarkan empat strategi yaitu perlu disusun sebuah kebijakan nasional pengembangan pariwisata budaya secara komprehensif, melaksanakan harmonisasi berbagai peraturan perundang-undangan terkait pengembangan pariwisata budaya antar pemerintah pusat dan daerah, menyusun prioritas pembangunan infrastruktur pariwisata budaya berstandar dunia, serta memperkuan sinergi masyarakat dan swasta dengan pemerintah dalam pengembangan wisata.

Prof. Apridar yang juga Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh itu mengatakan, para pembicara seminar itu yakni Frans Teguh, Asisten Deputi Pengembangan Infrastrukstur dan Ekosistem Pariwisata Kementerian Pariwisata, Bambang Sunaryo (UGM), Sudrajat, Wakil Ketua Umum Persatuan Hotel Republik Indoensia, Asnawi Bahar Ketua Asosiasi Travel Indonesia dengan tema “Sinergitas masyarakat dan swasta dalam pengembangan pariwisata budaya bersama pemerintah”.

Seminar nasional itu kata dia diikuti oleh kalangan pengusaha hotel, travel, polisi, TNI, lintas kementerian dan sejumlah akademisi di Indonesia. Diharapkan, hasil seminar ini diadopsi oleh pemerintah untuk pengembangan wisata budaya di tanah air.

“Kita ini kaya budaya, obyek wisata budaya itu belum digarap serius. Nah, jika serius kita meyakini bahwa itu akan menjadi daya tarik untuk wisatawan asing dan mancanegara. Untuk itu, perlu pemahaman bersama mengembangkan obyek wisata budaya,” ujar Prof. Apridar.

Dia berharap, koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah dan pemerintah pusat juga berdampak positif pada meningkatnya pendapatan ekonomi masyarakat di sekitar lokasi wisata.

“Sehingga turunannya bisa mengentaskan kemiskinan dan pada akhirnya ketahanan nasional akan tangguh,” ujarnya.[]