16 December 2017

Home Gaya Travel Otomotif Health Entertainment

Pengemudi Tabrak Lari Serahkan Diri ke Polsek Lueng Bata

07 Dec 2017 MHD SAIFULLAH

BANDA ACEH - Seorang warga Gampong Lampaseh, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, meninggal dunia, setelah menjadi korban tabrak lari di Simpang Jamboe Tape, Banda Aceh, Selasa, 5 Desember 2017, sekira pukul 05.00 WIB. Korban bernama Udin Masdin, 38 tahun, meninggal dunia setelah mengalami pendarahan di kepala.

Wakasat Lantas Polresta Banda Aceh, AKP Syabirin, mengatakan, kecelakaan itu terjadi antara sepeda motor BL 4070 AO, dikendarai Masdin, melaju dengan kecepatan sedang dari arah Simpang Lima menuju Simpang PKA serta mobil barang jenis pick up yang tidak diketahui dan melarikan diri, melaju dari arah Simpang Man Model menuju arah Simpang Surabaya.

"Setiba di TKP, mobar yang tidak diketahui jenis dan nopolnya dengan waktu bersamaan pada saat melintas tidak memperhatikan sepmor supra yang datang dari simpang lima dan hilang kendali sehingga menabrak sepmor pada bagian bodi sebelah kiri dan terjatuh, selanjutnya mobar melarikan diri," ungkapnya saat dikonfirmasi portalsatu.com Kamis, 7 Desember 2017.

Setelah kejadian tersebut, korban dikatakan kemudian ditolong untuk dibawa ke rumah sakit oleh warga sekitar. Namun, korban setelah itu diketahui sudah meninggal.

"Mengalami pendarahan hebat pada bagian kepala dan meninggal dunia di RSU Zainoel Abidin Banda Aceh," jelasnya.

Sehari pascakejadian, pengemudi mobil tersebut kemudian menyerahkan diri ke Polsek Leung Bata, Rabu, 6 Desember 2017, sekira pukul 14.15 WIB. Hal itu dibenarkan oleh Kapolsek Lueng Bata AKP Edi Saputra, saat dikonfirmasi terpisah portalsatu.com.

"Sekira pukul 14.15 WIB, telah menyerahkan diri tersangka tabrak lari yang terjadi pada hari Selasa, 5 Desember 2017 di Simpang Jamboe Tape," ungkap AKP Edi melalui pesan singkat, Kamis, 7 Desember 2017.

Adapun pelaku berinisial, N, 35 tahun, warga Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Sedangkan mobil pick up yang dikendarai merk Carry, dengan Nopol BL 8272 LM.

"Selanjutnya diserahkan ke Satlantas Polresta Banda Aceh untuk diproses sesuai ketentuan," ungkapnya lagi.[]

Berita Terkait