16 December 2017

Home Gaya Travel Otomotif Health Entertainment

Mengintip Isi Ruang Memorial Perdamaian Aceh

06 Aug 2015 IHAN NURDIN

Riwayat panjang perjalanan damai Aceh bisa dibaca di papan informasi yang diletakkan di ruang pertama dekat pintu masuk.

Ruang Memorial Perdamaian Aceh juga dilengkapi dengan ruang diskusi dan tv layar datar untuk memutar video tentang riwayat perdamaian Aceh.

Foto-foto yang dipamerkan di Ruang Memorial Perdamaian Aceh merupakan sumbangan dari sejumlah wartawan Aceh. Di antaranya ada nama Adi Warsidi dan Hotli Simanjuntak.

Foto-foto yang dipajang ditata dengan apik. Kenyamanan ruangan ini membuat pengunjung akan merasa betah.

Tersedia buku tamu yang harus diisi oleh pengunjung. Kesbangpol Linmas juga menyediakan kurator untuk mendampingi pengunjung yang datang ke sini. Khususnya untuk tamu-tamu penting.

Di dalam kotak kaca ini rencananya akan diletakkan potongan senjata yang menjadi salah satu simbol perdamaian Aceh.

Foto-foto yang dipamerkan di sini akan menjadi pengingat betapa perdamaian sangat mahal harganya

BANDA ACEH - Sabtu pekan depan tepat satu dasawarsa usia perdamaian Aceh sejak penandatanganan MoU Helsinki pada 15 Agustus 2005 silam. Usia sepuluh tahun bukanlah waktu yang lama, tapi juga bukan waktu yang singkat untuk mengubah tatanan masyarakat Aceh yang rusak akibat konflik berkepanjangan.

Banyak buku yang bisa kita baca untuk mengetahui jejak sejarah Aceh. Tapi kalau Anda ingin 'membaca' sejarah dengan lebih santai tanpa perlu mengernyitkan dahi, bisa mengunjungi Ruang Memorial Perdamaian yang ada di Kantor Kesbangpol Linmas Aceh di Kuta Alam, Banda Aceh. Bertepatan dengan sepuluh tahun usia perdamaian Aceh, tak ada salahnya juga kalau Anda mengunjungi tempat ini.

Meski tak selengkap layaknya sebuah museum, keberadaan Ruang Memorial Perdamaian Aceh ini akan memberikan banyak informasi penting terkait proses perdamaian Aceh yang panjang. Ruang ini dibuka setiap hari kerja mulai dari pukul 08:00 - 17:00 WIB. Ruang Memorial Perdamaian Aceh ini bisa menjadi destinasi wisata alternatif bagi Anda yang berkunjung ke Banda Aceh.

Berita Terkait