16 December 2017

Home Gaya Travel Otomotif Health Entertainment

Masyarakat Ramah, JK Optimis Pariwisata Sabang Akan Maju

02 Dec 2017 MHD SAIFULLAH

SABANG – Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla mengatakan, event Sail Sabang untuk memperlihatkan kepada dunia tentang keindahan dan kekayaan alam.

“Tentu dengan masyarakatnya yang ramah, maka yakin daerah ini akan maju. Banyak hal positif yang kita capai dengan pertemuan ini," ujar Wapres JK saat membuka Sail Sabang 2017, di Dermaga CT3 Sabang, Sabtu, 2 Desember 2017.

"Dengan melonjaknya pariwisata, tentu stimulan yang penting. Kenapa pariwisata? Karena wisata itu kita menjual keindahan yang diciptakan oleh Allah. Jadi, kita tinggal mengelolanya dengan baik," katanya.

Menurut JK, Kota Sabang, khususnya di bidang pariwisata, dapat maju dan mengalahkan destinasi wisata negara lain. Dia menilai, selain keindahan dan kekayaan alam, keramahan masyarakat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. "Seperti Phuket, apa bedanya dengan Sabang? Kita juga bisa jadikan Sabang seperti itu," ujarnya.

"Apalagi penduduknya (di Sabang) juga sangat ramah. Karena kalau masyarakatnya tidak welcome maka susah untuk dibangun,” kata JK.

JK turut memuji fasilitas pelabuhan yang dimiliki Sabang. Dia mengatakan, meskipun dalam kondisi cuaca buruk, seakan tidak berpengaruh dengan kapal-kapal yang ingin merapat. "Saya ingin pastikan lagi, cuaca buruk di Sabang tidak berpengaruh terhadap kapal yang ingin merapat. Artinya, Sabang memiliki fasilitas pelabuhan yang baik dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia," ujarnya.

Pengelolaan manajemen pembangunan pelabuhan yang baik dinilai menjadi salah satu faktor dari semua itu. "Walapun beberapa triliun sudah diberikan, tapi tanpa manajemen yang baik, capaian yang baik, maka tidak akan tercapai apa yang kita harapkan," kata JK.

“Kita tetap optimis, bahwa cuaca seperti ini (tidak menghalangi), karena turis tidak pernah hujan di negaranya, justru turis senang. Sama (seperti) kita ke Eropa saat musim salju, jadi cuaca tidak menghalanginya,” ujarnya.

JK menambahkan, Sabang merupakan daerah kemaritiman yang strategis. “Saya setuju harus banyak aturan di daerah. Saya sepakat, akan diatur oleh pemerintah daerah, tapi pemerintah pusat akan mengaturnya,” kata dia. 

Menurut JK, perubahan pola pikir di bidang teknologi dibutuhkan di Sabang agar dapat mengelola kekayaan alamnya dengan baik.

"Saya kira dunia pendidikan juga perlu didukung di Sabang," ujarnya. "Industri di sini bisa mendorong potensi perikanan," kata JK.

Wapres berharap, event sail yang diagendakan setiap setahun sekali di beberapa daerah di Indonesia dapat menjadi kegiatan bermanfaat, termasuk Sail Sabang 2017. "Tentunya, Menpar (Menteri Pariwisata) harus mengevaluasi agar Sail Sabang ini menjadi event yang berguna," ujarnya.

JK mengungkapkan, sejarah event sail ini berasal dari sail di Ambon (Sail Banda 2010) yang kemudian dimanfaatkan untuk membuat kegiatan tersebut dengan berpindah-pindah ke daerah lain. Hal itu untuk memajukan sektor pariwisata daerah penyelenggara.[]