19 November 2017

Home Gaya Travel Otomotif Health Entertainment

Kenalkan Wild de Bboy, Komunitas Anak Muda Energik

01 Jan 2016 ZAHRATIL AINIAH

SEJAK 2008, pria bernama lengkap Ibnu Hubban ini pertama kali bergabung di dunia Hiphop Dance dengan nama komunitasnya Piasan Break Crazy (PBC).

Komunitas PBC tersebut sudah showcase atau perform ke beberapa kota di Aceh, seperti Sabang, Bireuen, Takengon, Kuala Simpang, dan aktif dalam Bboy Battle atau kompetisi.

“Kalau di Banda Aceh dan Medan PBC ini sudah akrap dikenal. Orang di sana tahu Lhokseumawe punya komunitas Bboy yaitu PBC,” kata anak muda yang akrab disapa Ibal ini ke portalstau.com, Jumat, 1 Januari 2016.

Namun, saat ini Ibal hadir dengan nama komunitas Wild de Bboy. Sebab, PBC yang dahulu aktif di bagian perform atau kompetisi Bboy Battle, sekarang mulai menurun.

“Sekarang pengelola PBC tidak aktif lagi di dunia breakdance dan anggota lainnya sudah pada sibuk berkerja. Jadi, di PBC cuma tinggal Ibal sama Shemi saja. Makanya Ibal buat komunitas Wild de Bboy dan sekarang ini beranggotakan 12 anak muda,” kata Ibal.

Ke-12 anggota komunitas ini adalah Rival, Negroe, Wahyu, Fajar, Sapri, Tosyik, Faisal, Rizki, Mukhtar, Muhajir, Yudi dan Yanis. Semuanya remaja usia SMP dan SMA yang masih energik.

“Program Ibal ke depan, kalau orang ini hebat atau sudah mampu di Bboy, mereka bakal Ibal rekrut ke PBC dan berkarya sama-sama baik di perform maupun di kompetisi Bboy Battle. Hal yang paling penting adalah orang ini mampu untuk battle karena Bboy ini ada hanya untuk battle atau bertarung mengadu skill,” ujarnya.

Wild de Bboy ini merupakan gerakan sebagai salah satu team di Nisam, Aceh Utara, dan Lhokseumawe untuk menarik perhatian generasi muda dalam beraktivitas positif, bertujuan memiliki anggota yang kokoh.

“Ibal selain mengajarkan gerakan Bboy, juga mengajarkan mereka menabung untuk bisa hadir di dunia kompetisi Bboy Battle. Karena segala sesuatu yang kita impikan pasti ada perjuangannya. Menurut saya, kalau perbuatan yang kita lakukan belum nyata atau menghasilkan uang, orang lain pasti tidak suka dan menganggap itu perbuatan sia-sia,” ujar Ibal.[]

Berita terkait: 

Konsistensi Pemuda Nisam di Jalur Breakdance