16 December 2017

Home Gaya Travel Otomotif Health Entertainment

Karya Dua Sineas Indonesia Jadi Film Terbaik di Tokyo FILMeX

30 Nov 2017 portalsatu.com

KARYA sineas Indonesia kembali dianugerahi penghargaan dari ajang internasional. Film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak karya Mouly Surya dan The Seen and Unseen garapan Kamila Andini memenangkan penghargaan sebagai film terbaik di TOKYO FILMeX 2017. 

Menariknya, kedua film itu mendapatkan juara bersama yang kemudian disebut penyelenggara serta juri sebagai sebuah fenomena. Hal tersebut lantas menjadi prestasi yang langka sekaligus membanggakan bagi perfilman Indonesia.

"Menonton The Seen and Unseen dan Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak buat saya adalah perayaan terhadap keragaman sinema Indonesia. Dua film yang berbeda sekali bentuk dan cara bertuturnya, tapi mempunyai kekuatan yang sama pada saat atau setelah menontonnya," kata Ifa Isfansyah selaku Produser film The Seen and Unseen.

Di Indonesia sendiri, The Seen and Unseen baru akan ditayangkan Desember mendatang untuk pertama kalinya lewat acara Jogja Asian Film Festival. Sementara, untuk publik baru akan tayang di bioskop pada awal 2018.
"Saat kedua film ini dipilih untuk menjadi juara bersama di ajang festival film internasional seperti Tokyo Filmex, tentu saja buat saya ini adalah kemenangan untuk keragaman film Indonesia," tambahnya.

Selain penghargaan tersebut, The Seen and Unseen juga baru dinobatkan sebagai Film Remaja Terbaik di Asia Pacific Screen Awards 2017. Filmnya sendiri mengisahkan tentang si kembar buncing (perempuan dan laki-laki) Tantri (diperankan Thaly Kasih) serta Tantra (Gus Sena).

Film tersebut turut membawa bagaimana menghadapi kehilangan melalui imajinasi anak-anak yang ditampilkan dengan tari dan juga nyanyian.
 


Sementara, Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak yang tengah tayang di bioskop-bioskop bercerita tentang seorang janda bernama Marlina (Marsha Timothy) yang rumahnya didatangi sekawanan tujuh perampok. Mereka mengancam nyawa, harta dan juga kehormatan Marlina di hadapan suaminya yang sudah berbentuk mumi, duduk di pojok ruangan.

"Terimakasih atas apresiasi dari Tokyo Filmex. Kami sebelumnya sudah mendapat dukungan pembiayaan dari mereka sejak penulisan skenario. Penghargaan ini untuk sinema Indonesia," kata Rama Adi, Produser film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak.[]Sumber:cnnindonesia

Berita Terkait