16 December 2017

Home Gaya Travel Otomotif Health Entertainment

Ini Rahasianya Kuliner Aceh Enak dan Lezat

13 Dec 2015 portalsatu.com

MENGUNJUNGI Aceh kurang lengkap bila tidak mencicipi kuliner paling legendaris. Disebut-sebut memiliki cita rasa yang lezat, karena ternyata ada rahasianya. Apakah itu?

Usut punya usut, di setiap masakan Aceh selalu menyertakan bumbu dapur yang khas. Itu yang membuat makanannya menjadi enak dan lezat.

Berikut deretan bumbu dapur yang wajib ada di setiap kuliner Aceh:

Daun Beluntas

Daun ini adalah tumbuhan pagar yang daunnya berwarna hijau muda segar. Aromanya langu dan agak getir, namun memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Daun ini sering dimakan mentah atau dikukus terlebih dahulu. Biasanya, daun ini dijadikan lalap atau diolah dalam urap.

Jintan

Dalam bahasa Inggris disebut cumin. Bentuknya seperti kulit gabah padi yang kering dan kecoklatan. Penggunaannya dihaluskan bersama dengan bumbu yang lain.

Kayu Manis

Dalam bahasa Inggris disebut cinnamon. Bentuknya menyerupai kulit kayu kering berwarna coklat. Aromanya sesuai dengan namanya, harum dan agak kemanis-manisan. Sering dipakai dalam masakan gulai, cake, kue kering, puding, dan minuman. Bisa dipakai dalam keadaan utuh atau bubuk.

Pala

Dalam bahasa Inggris disebut nutmeg. Aromanya harum dan lembut. Biji dan bunganya (fuli) dipakai untuk bumbu. Penggunaannya bisa bubuk atau utuh, yang kemudian dibelah menjadi beberapa bagian. Biji pala bisa langsung dimasukkan dalam masakan.

Bunga Lawang/Pekak

Dalam bahasa Inggris disebut star anise. Bentuknya cantik seperti bintang dengan biji coklat di setiap kelopaknya. Aromanya sangat khas. Penggunaannya langsung dicampurkan secara utuh dalam masakan.

Adas

Dalam bahasa Inggris disebut fennel. Bentuknya mirip dengan jintan, namun sedikit lebih besar dan berwarna putih. Aromanya lembut. Penggunaannya sama seperti jintan, yaitu dihaluskan bersama bumbu lainnya.

Belimbing Sayur/Wuluh

Ukurannya sebesar biji jari dan rasanya asam segar. Masakan Aceh sering memakai belimbing sayur untuk masakan ikan laut. Karena selain memberi rasa segar, juga bisa mengurangi aroma amis ikan. Penggunaannya langsung dimasukkan dalam masakan, setelah terlebih dulu dipotong-potong.

Poyak (U Lhe)

Terbuat dari kelapa parut yang disangrai sampai coklat, lalu dihaluskan sampai berminyak. Gunakan untuk menambah rasa gurih pada masakan. Terutama pada masakan daging. Setelah dihaluskan sampai berminyak, poyak atau u lhe langsung dimasukkan dalam makanan yang sedang dimasak.

Daun Pegagang

Ini adalah jenis tumbuhan menjalar yang sering dipakai daunnya untuk lalap atau urap. Bentuknya menyerupai lingkaran yang tidak sempurna. Mirip dengan tapak kuda. Karena itu di daerah tertentu, daun ini disebut tapak kuda atau daun antanan. Rasanya agak manis.

Jantung Pisang

Paling sering dipakai adalah jantung dari pisang batu. Setelah kelopak yang berwarna keunguan dibuang, dipakai bagian putihnya. Potong-potong dahulu, lalu diamkan untuk mengeluarkan getahnya. Setelah itu dibersihkan dan siap diolah. Rasanya sedikit cepat, namun gurih.

Daun Temurui

Sering disebut salam koja atau daun kari. Bentuk daunnya ramping dan halus. Rasanya sedikit pedas, dengan aroma segar yang mirip dengan jeruk dan serai. Harumnya tajam dan khas. Sering dipakai untuk memasuk gulai atau kari. Biasanya dicampur langsung dalam masakan. Demikian dilansir Bandaacehtourism.[] Sumber: okezone.com