23 January 2018

Home Gaya Travel Otomotif Health Entertainment

Hadits Anjuran Perempuan Memakai Henna atau Inai di Tangan

08 Jan 2018 portalsatu.com

MEMAKAI henna, atau pacar cina, atau apa saja yang mewarnai tangan atau kuku, selama berasal dari bahan suci dan tidak mencelakakan kulit, serta tidak menghalangi wudu tidak apa-apa.

Dasarnya adalah ayat, "Dan janganlah mereka (kaum mukminah) Menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya." (QS. An Nuur: 31)

Apakah yang biasa nampak atau terlihat dari kaum mukminah?

Abdullah bin Abbas mengatakan maksud kalimat itu adalah celak, pewarna tangan, dan cincin. Mujahid berkata: cincin, pewarna tangan, dan celak mata. Ibnu Zaid mengatakan: celak mata, pewarna tangan, dan cincin, mereka mengatakan demikianlah yang dilihat oleh manusia. Sedangkan Imam Ibnu Jarir, setelah dia memaparkan berbagai tafsir ini, beliau mengatakan:

"Pendapat yang paling unggul dan benar adalah pendapat yang mengartikannya dengan wajah dan dua telapak tangan, dan jika demikian maka celak, cincin, gelang, dan pewarna tangan termasuk di dalamnya." (Detilnya lihat Tafsir Ath Thabari, 19/156-158)

Dalil lain, dahulu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam merasa heran ketika ada tangan wanita yang tidak memakai henna, dan itu menunjukkan memakai henna adalah umum bagi wanita saat itu. Lengkapnya sebagai berikut, Dari Aisyah Radhiallahu Anha, Beliau bercerita:

"Ada seorang wanita yang menjulurkan tangannya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan memegang sebuah kitab, lalu nabi menahan tangannya."

Wanita itu bertanya: "Wahai Rasulullah, aku julurkan tanganku kepadamu dengan memberikan kitab, tapi engkau tidak mengambilnya?"

Nabi menjawab: "Aku tidak tahu ini tangan laki-laki atau tangan wanita?"

Wanita itu menjawab: "Ini tangan wanita."

Lalu Nabi bersabda: "Jika kamu wanita maka ubahlah warna kukumu dengan henna." (HR. An Nasai No. 5089, Al Baihaqi, Syuabul Iman No. 6002, hadis ini hasan)

Wallahu a'lam. [Ustaz Farid Numan Hasan].[]Sumber:inilah