20 May 2018

Home Gaya Travel Otomotif Health Entertainment

5 Kalimat yang Pantang Diucapkan Suami saat Istri Hamil

28 Aug 2016 KOMPAS

Hamil adalah periode yang sakral, penuh keajaiban, dan membahagiakan untuk wanita.

Namun, semua wanita yang pernah hamil pasti tahu bahwa masa-masa mengandung tidak melulu indah dan penuh pelangi.

Oleh karena itu, para suami harus pintar menjaga sikap dan ucapan pada istri yang sedang hamil, terutama jika Anda tidak mau memicu rasa jengkel istri yang bisa berdampak panjang dan menyebalkan.

Menurut Dave Specht, seorang profesor manajemen keluarga dari University of Nebraska-Lincoln, saat istri hamil maka suami harus membuat suasana rumahtangga nyaman untuk kebahagiaan istri.

Specht membeberkan lima ucapan yang tidak boleh diutarakan suami pada istri kala hamil, berikut uraiannya:

 “Semalam, tidurku nyenyak sekali,”
Keluhan susah tidur malam karena posisi tidur yang tidak nyaman, merupakan keluhan umum wanita kala hamil.

“Aku bisa merasakan apa yang kamu rasakan,”

Sebenarnya, suami tidak merasakan apa yang dirasakan istri sewaktu hamil. Sebab, apakah suami mengalami kaki bengkak, mual, pusing-pusing, dan tidak bisa tidur? Tidak.

Berempati pada istri, memang manis. Namun, jangan berlebihan.

“Rasanya, satu mangkuk es krim sudah cukup untuk kamu,”
Jangan pernah sekalipun membatasi, apalagi melarang istri untuk mengonsumsi camilan, seperti es krim dan cokelat.

Sebab, keinginan mengudap makanan manis saat hamil, merupakan kebahagiaan tersendiri untuk ibu hamil.

Oleh karena itu, suami sebaiknya menurut saja dan jangan banyak bicara soal porsi makanan istri.

“Kenapa kamu menangis terus?,”
Kehamilan membuat hormon wanita mengalami fluktuasi tanpa prediksi. Alhasil, wanita hamil pun nyaris selalu merasa emosional.

Menangis, marah, dan merajuk adalah beberapa perilaku yang sering terjadi pada wanita hamil.

Jadi, janganlah mempertanyakan emosi istri hamil, jika Anda tidak ingin terjadi perang dingin di rumah.

“Jari-jarimu lucu sekali, besar dan bulat,”
Satu hal wajib yang harus dipahami oleh pria adalah jangan pernah mengkritik atau mengomentari perubahan bentuk tubuh istri ketika hamil. Anda melakukannya maka Anda akan menjadi objek rasa kesal dan amarah istri sepanjang waktu mengandung. | sumber : kompas