Gangguan kecemasan atau anxiety disorder merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang cukup banyak penderitanya. Ternyata lima tanda-tanda yang jarang disadari ini bisa menunjukkan jika mengalami gangguan kecemasan.

Banyak orang masih berpikir bahwa penderita gangguan kecemasan biasanya menunjukkan tanda dengan mengalami serangan panik saat di tempat yang ramai. Namun, ternyata tidak semua gejala gangguan kecemasan yang dialami oleh penderitanya itu sama persis. 

Berikut ini lima tanda-tanda yang masih jarang disadari yang ternyata bisa menunjukkan jika kalian mengalami gangguan kecemasan.

1. Ada benjolan di tenggorokan

Benjolan yang ada di tenggorokan tak selalu disebabkan karena adanya infeksi pada kelenjar getah bening. Rupanya munculnya benjolan yang ada di tenggorokan juga bisa disebabkan karena kita kelelahan, stres dan mengalami emosi yang campur aduk.

Benjolan pada tenggorokan ini pun sering menjadi tanda-tanda dari gangguan kecemasan.

2. Penglihatan yang buram

Saa kita sering mengalami kecemasan rupanya juga bisa berdampak pada kaburnya penglihatan kita. Saat gangguan kecemasan kita muncul maka biasanya reaksi fisik yang terjadi adalah hiperventilasi atau bernafas yang berlebihan hingga penglihatan yang menjadi buram.

Jadi jika kalian sering merasa cemas atau panik hingga penglihatan menjadi buram, segeralah mencari bantuan dari ahli ya. 

3. Sangat sensitif terhadap suara

Seseorang yang mengalami gangguan kecemaasan juga bisa ditandai dengan sering merasa lebih sensitif terhadap suara. Saat mereka mendengar suara-suara keras tertentu maka biasanya mereka akan terganggu hingga menyebabkan panik dan juga gelisah. 

4. Mati rasa

Tanda-tanda lain dari gangguan kecemasan yang sering tak disadari ialah sering mengalami mati rasa. Biasanya mati rasa akan sering terjadi di tangan hingga kaki. Biasanya saat mati rasa maka penderita akan merasakan seperti kesemutan hingga adanya sensasi terbakar. Saat seseorang sedang panik, gelisah dan stres maka tanda yang satu ini bisa tiba-tiba terjadi

5. Tak mampu berbicara dan mengungkapkan perasaannya

Saat mengalami gangguan kecemasan memang banyak penderitanya yang akan kesusahan untuk berbicara dan mengungkapkan perasaannya. Mereka akan selalu diam meskipun sedang mengalami stres. Menurut penelitian sebenarnya mereka ingin mencoba berbicara tapi ada sesuatu yang menghalangi mereka untuk melakukannya.

Alasan mereka tak mampu berbicara dan mengungkapkan perasaannya biasanya pun karena mereka tak ingin menarik perhatian orang lain. 

Penyakit mental seperti gangguan kecemasan tentunya cukup membahayakan karena jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat maka bisa membuat kita mengalami masalah dalam kehidupan sehari-hari dan saat berinteraksi dengan orang lain.[] Sumber: teen.co.id